Objek Kajian Biologi Tingkat Organisasi Kehidupan - AnakSMA

Objek Kajian Biologi Tingkat Organisasi Kehidupan

ilustrasi organisasi kehidupan artikel ini membahas 11 tingkat organisasi kehidupan sebagai objek kajian biologi dan contoh permasalahannya.

Biologi sebagai ilmu pengetahuan yang membahas makhluk hidup dan benda lain yang mempengaruhi kehidupan memiliki ruang lingkup biologi yang sangat luas.

Jika sahabat Anaksma mempelajari ilmu yang membahas berbagai objek kajian biologi yang sangat luas itu pastinya akan kesulitan.

Untuk mempermudah pembelajaran biologi maka diciptakanlah pengelompokan kajian makhluk hidup yang dinamakan dengan organisasi kehidupan biologi.

Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan organisasi kehidupan biologi ini?

Pengertian Organisasi Kehidupan Biologi

Sistem atau Struktur Organisasi Kehidupan adalah upaya pengelompokan elemen kehidupan yang disusun secara sistematis dimulai dari tingkat sederhana atau kecil sampai dengan kompleks atau besar.

Tingkat organisasi kehidupan biologi paling kecil adalah atom yang merupakan unsur penyusun sel, sedagkan tingkatan tertinggi atau kompleks adalah biosfer.

Tingkatan organisasi kehidupan merupakan objek kajian biologi secara makro. Mengingat bahwa ruang lingkup biologi mencakup seluruh makhluk hidup dan benda-benda yang mempengaruhi kehidupan, berarti biologi tidak hanya membahas komponen biotik namun juga komponen abiotik .

Untuk mempermudah pembelajaran dan pembatasan ajaran dibentuklah suatu klasifikasi kajian biologi, salah satunya adalah tentang pengelompokkan organisasi kehidupan berdasarkan kompleks atau tidaknya.

11 Tingkat Organisasi Kehidupan Biologi Terkecil hingga Tebesar

Terdapat 11 tingkatan organisasi kehidupan biologi yang secara resmi ditetapkan dalam pembelajaran d Sekolah Menengah Atas kurikulum 2013 maupun KTSP.

11 tingkatan tersebut mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar yaitu:
"molekul -> sel -> jaringan -> organ -> sistem organ -> organisme (individu) -> populasi -> komunitas -> ekosistem -> bioma -> biosfer".

Untuk lebih jelasnya berikut adalah penjelasan 11 tingkatan organisasi kehidupan dari dari sederhana (molekul) hingga kompleks (biosfer) dan contohnya.
  1. Molekul
  2. Molekul adalah organisasi kehidupan yang paling kecil dari 11 tingkatan yang ada dan merupakan unsur dasar penyusun kehidupan. Molekul memiliki hubungan terhadap tingkatan organisasi kehidupan lainnya. Contoh objek kajian biologi pada tingkat molekul yaitu klorofil. Sebagai contoh manusia memanfaatkan molekul hemoglobin yang membantu mengedarkan oksigen dalam tubuh dan tumbuhan memiliki molekul klorofil yang berfungsi menyediakan makanan bagi tumbuhan. Manusia dan tumbuhan adalah makhluk yang berbeda. Molekul hemoglobin tidak ditemukan dalam tumbuhan. Molekul klorofil juga tidak ditemukan dalam manusia. Contoh lain dari organisasi kehidupan tingkat molekul adalah asam nukleat berupa DNA/RNA yang terdapat dalam tubuh makhluk hidup.
  3. Sel
  4. Sel merupakan suatu satuan (unit) kehidupan terkecil dari makhluk hidup yang tersusun atas kumpulan molekul.
    loh maksudnya apa nih min? kan tingkatan terkecil dari organisasi kehidupan itu molekul?
    Molukul sebagai organisasi kehidupan belum bisa menjadikan syarat sebagai makhluk hidup. Makhluk hidup terkecil adalah makhluk bersel satu, sehingga sel dikatakan sebagai "unit" atau "bagian" dari makhluk hidup terkecil. Sedangkan molekul sendiri berupa gugus kehidupan terkecil dari 11 tingkatan organisasi kehidupan biologi. Sel sebagai organisasi makhluk hidup tersusun oleh molekul-molekul yang saling berkaitan. Contoh sel meliputi:
    • sel darah merah,
    • sel fotosintesis,
    • trombosit,
    • sel darah putih,
    • sel endodermis, dan lain-lain.
  5. Jaringan
  6. Jaringan adalah kumpulan sel yang sejenis atau berbeda (prokariotik atau eukariotik) yang memiliki fungsi tertentu. Jaringan pada umumnya memiliki bentuk dan fungsi yang sama pada setiap makhluk hidup multiseluler (sel banyak). Contohnya dari jaringan yaitu :
    • jaringan epitel ,
    • jaringan parenkim,
    • jaringan otot,
    • jaringan tulang,
    • jaringan epidermis,
    • jaringan pengangkut,
    • jaringan meristem, dan lain-lain.
  7. Organ
  8. Organ adalah kelompok jaringan sejenis atau berbeda yang bekerja menjalankan fungsi tertentu. Contoh dari organ berupa:
    • mata yang berfungsi untuk melihat,
    • telinga yang berfungsi untuk mendengar,
    • usus halus yang berfungsi mencerna makanan,
    • lambung yang berfungsi untuk menampung sementara makanan,
    • paru-paru yang memiliki fungsi sebagai alat respirasi, dan lain-lain.
  9. Sistem organ
  10. Sistem organ adalah struktur organisasi kehidupan yang tersusun atas kumpulan organ sejenis atau berbeda yang bekerja sama untuk membentuk suatu sistem dalam tubuh makhluk hidup. Contoh dari sistem organ berupa:
    • sistem organ pernafasan manusia yang tersusun atas rongga hidung, laring, trakea, bronkus, bronkiolus, dan paru-paru.
    • sistem pencernaan manusia yang tersusun oleh mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar dan anus.
    • sistem pendengaran manusia,
    • sistem penglihatan manusia,
    • sistem perasa manusia, dan lain-lain
  11. Individu (Organisme)
  12. Individu atau Organisme adalah tingkatan organisasi makhluk hidup yang tersusun oleh kumpulan sistem organ sejenis atau berbeda yang saling bekerja sama membentuk kehidupan secara utuh. Istilah lain dari organisme yaitu individu, yang artinya makhluk hidup tunggal (satu). Contoh dari organisme atau individu berupa :
    • seekor semut,
    • sebuah belalang,
    • seekor kera,
    • seorang manusia,
    • seekor kucing,
    • seekor serigala, dan lain-lain.
  13. Populasi
  14. Populasi adalah sekumpulan individu “sejenis” yang menempati suatu wilayah tertentu. Contoh dari populasi berupa:
    • Populasi manusia di Indonesia,
    • Populasi kelinci di Sumatra,
    • Populasi Gajah di Aceh,
    • Populasi kucing di Jawa,
    • Populasi harimau di Sumatra,
    • Populasi elang di Indonesia, dan lain-lain.
  15. Komunitas
  16. Komunitas adalah kumpulan populasi atau individu "berbeda" yang hidup di suatu daerah tertentu dan tidak saling mempengaruhi. Contoh dari komunitas sebagai tingkatan organisasi kehidupan biologi berupa:
    • Komunitas di lapangan yang terdiri atas populasi ayam dan kelinci;
    • Komunitas di kolam yang terdiri atas ikan dan kura-kura;
    • Komunitas di sawah yang terdiri atas ayam dan bebek; dan lain-lain.
  17. Ekosistem
  18. Ekosistem adalah kumpulan komponen biotik (benda hidup) dan abiotik (benda mati) berbeda dalam satu kesatuan tempat hidup yang saling memiliki hubungan timbal balik dan saling mempengaruhi. Contoh dari organisasi kehidupan tingkat ekosistem berupa:
    • Eksistem di lingkungan sekitar rumah yang terdiri dari ayam, kucing, udara, bebek, dan lain-lain
    • Ekosistem sawah yang terdiri dari air, tanah, padi, laba-laba, belalang, tikus, ayam, ular, elang;
    • Ekosistem sungai terdiri dari air, teratai, ikan, katak, dan lain-lain.
  19. Bioma
  20. Bioma adalah ragam komponen biotik (makhluk hidup) dan abiotik (benda mati) yang menempati suatu kesatuan tempat hidup dan saling memiliki hubungan timbal balik namun didominasi oleh suatu komponen. Pengertian bioma hampir sama dengan ekosistem, namun organisasi kehidupan tingkat bioma terdapat komponen botik atau abiotik yang mendominasi wilayah tersebut. Contohnya dari organisasi kehidupan tingkat bioma berupa:
    • Bioma hutan hujan tropis, didominasi oleh pohon yang butuh banyak air;
    • Bioma hutan gugur, didominasi oleh pohon yang tidak butuh banyak air;
    • Bioma padang rumput, didominasi oleh rerumputan;
    • Bioma gurun, didominasi oleh tanaman iklim ekstrem seperti kaktus;
    • Bioma Tundra, didominasi oleh tanaman suhu rendah;
    • Biola laut, didominasi oleh hewan dan vegetasi air asin; dan lain-lain
  21. Biosfer
  22. Biosfer (lapisan kehidupan) adalah tingkatan organisasi kehidupan yang paling tinggi atau kompleks. Biosfer atau Ekosfer merupakan cakupan seluruh komponen biotik dan abiotik yang ada pada planet. Contoh biosfer paling jelas adalah bumi. Pada kajian tingkat tinggi, contoh biosfer tidak hanya planet bumi, namun juga planet lain yang memiliki kehidupan atau berpotensi menjadi tempat hidup suatu makhluk seperti mars.

Contoh Permasalahan Biologi pada Berbagai Tingkat Organisasi Kehidupan

Sebagaimana Kita ketahui bahwa biologi sebagai ilmu pengetahuan berkembang terus melakukan kajian terhadap objek-objek yang menjadi momok kajian, oleh karena itu permasalahan-permasalahan objek kajian biologi pada berbagai tingkat organisasi kehidupan bukan merupakan hal yang asing.

Berbagai permasalahan yang ada pada objek kajian biologi untuk berbagai tingkat organisasi kehidupan perlu sahabat Anaksma ketahui agar lebih memahami pembelajaran-pembelajaran biologi ke depannya dan mampu menjadi individu yang aktif dan kreatif.

Adapula permasalahan objek biologi pada berbagai tingkat organisasi kehidupan adalah sebagai berikut.
  1. Permasalahan tingkat molekul, meliputi:
    • Diagnostik molekul untuk mengetahui molekul-mokul penyusun atau yang terkandung pada organisme atau makhluk hidup;
    • Rekayasa molekul untuk mengetahui sifat-sifat fisika dari molekul pada makhluk hidup;
    • Pemanfaatan molekul dari makhluk hidup untuk pembuatan produk penunjang kehidupan manusia; dan
    • Permasalahan di tingkat molekul lainnya.
  2. Permasalahan di tingkat sel, meliputi :
    • rekayasa sel suatu organisme karena banyak peneliti kesulitan mengidentifikasi sel yang memiliki ukuran sangat kecil ini;
    • degradasi sel yang dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal (contoh: tumor, kanker, kerusakan sel, dan lain-lain);
    • modifikasi sel untuk memperbaiki sifat fisika dan kimia organisme; dan
    • permasalahan lainnya.
  3. Permasalahan tingkat jaringan, meliputi :
    • Degradasi jaringan, seperti perubahan jumlah klorofil akibat rendahnya sinar matahari;
    • Kerusakan jaringan, seperti penyakit pada tulang rawan yang disebabkan oleh rusaknya jaringan-jaringan;
    • Analisis sistem jaringan yang bekerja pada suatu organisme atau makhluk hidup; dan
    • Permasalahan pada tingkat jaringan lainnya.
  4. Permasalahan tingkat organ, meliputi:
    • Degradasi fungsi organ, seperti mata minus, keriput, dan lain-lain;
    • Kerusakan organ, seperti penyakit liver, TBC, kuning, dan lain-lain;
    • Transplantasi organ untuk memperbaiki organ yang rusak; dan
    • Permasalahan tingkat organ lainnya.
  5. Permasalahan tingkat sistem organ, meliputi :
    • Degradasi sistem organ dalam menjalankan fungsinya, contohnya semakin tua kemampuan metabolisme manusia akan semakin melemah
    • Kerusakan sistem organ sehingga kesulitan bahkan tidak mampu menjalankan fungsinya, contohnya penyakit batu ginjal, stroke, dan
    • Permasalahan tingkat sistem organ lain-lain.
  6. Permasalahan tingkat individu, meliputi :
    • Evolusi pada suatu organisme;
    • Mutasi secara keseluruhan;
    • Penyakit skala makro pada makhluk hidup; dan
    • Permalahan lainnya.
  7. Permasalahan tingkat populasi, meliputi :
    • Pengaruh lingkungan hidup sekitar terhadap pola hidup suatu masyarakat;
    • Persebaran suatu populasi organisme tertentu; dan
    • Permasalahan lain-lain.
  8. Permasalahan tingkat komunitas, meliputi:
    • Identifikasi komunitas organisme di wilayah tertentu;
    • Pengaruh suatu komunitas organisme terhadap organisme lain di wilayah tertentu; dan
    • Permasalahan tingkat komunitas lainnya.
  9. permasalah tingkat ekosistem, meliputi:
    • Hubungan antar organisme pada suatu ekosistem;
    • Hubungan antara komponen abiotik dan biotik dalam ekosistem;
    • Degradasi struktur ekosistem akibat pengurangan populasi organisme;
    • Kerusakan ekosistem; dan
    • Permasalahan-permasalahan lainnya.
  10. Permasalahan tingkat bioma, meliputi:
    • Identifikasi bioma;
    • Kerusakan bioma, baik yang disebabkan oleh faktor-faktor internal maupun eksternal; dan
    • Permasalahan lainnya.
  11. Permasalahan tingkat biosfer, meliputi:
    • Berbagai fenomena biosfer, seperti kerusakan lingkungan, dan lain-lain;
    • Identifikasi kondisi biosfer untuk menentukan sifat fisika dan kimia suatu wilayah; dan
    • Permasalahan tingkat biosfer lainnya.

Kesimpulan

Berikut adalah pengertian dan 11 tingkatan organisasi kehidupan dalam biologi dari yang terkecil hingga yang terbesar beserta contoh dan permasalahannya. Organisasi kehidupan merupakan pengelopokan terhadap ruang lingkup biologi yang sangat luas. Hal ini bertujuan untuk memudahkan seseorang untuk belajar biologi.

Share with your friends

Give us your opinion