Manfaat dan Bahaya Ilmu Biologi - AnakSMA

Manfaat dan Bahaya Ilmu Biologi

Bahaya mempelajari biologi yaitu memungkinkan terjadi adalah ketidak seimbangan ekosistem akibat pembuatan senjata biologis, dan lain-lain. manfaat mempelajari biologi adalah memberikan pemahaman lebih mendalam kepada seorang individu sebagai dasar untuk meningkatkan pola pikir dan menambah wawasan terhadap berbagai sumber daya hayati yang berguna untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.

Biologi sebagai ilmu pengetahuan yang berkembang membawa dampaknya bagi manusia itu sendiri sebagai pelaku yang mengkaji permasalahan-permasalahan dalam objek kajian biologi.

Jika diibaratkan pisau, biologi memiliki dua sisi, yaitu bermanfaat (positif) dan menimbulkan masalah (negatif).

Biologi sebagai ilmu dasar yang melahirkan berbagai bidang ilmu seperti pertanian, bio-industri, kedokteran, peternakan, dan lain-lain dalam penerapannya membawa banyak manfaat bagi kehidupan manusia.


Sebagai contoh manfaat dari perkembangan ilmu biologi adalah bayi tabung yang dapat digunakan untuk membantu pekembangan bayi pada ibu hamil yang kurang atau bahkan tidak subur.

Meskipun begitu, ada oknum-oknum yang memanfaatkan perkembangan ilmu biologi untuk mencelakai kehidupan. Untuk lebih jelasnya berikut adalah manfaat dan bahaya akibat perkembangan dari mempelajari ilmu biologi.

Manfaat atau Dampak Positif Biologi bagi Manusia dan Kehidupan

Biologi dengan ruang lingkup pengetahuan mencakup makhluk hidup dan hal-hal yang mempengaruhi kehidupan mampu mengungkap rahasia-rahasia kehidupan Kita saat ini.

Contoh sederhananya dampak positif dari perkembangan ilmu biologi bagi kehidupan manusia adalah penanganan virus Covid-19 yang saat ini menjadi pandemi global. Menggunakan pendekatan biologi, peneliti (manusia) tahu bagaimana cara mengatasi pandemi yang terjadi saat ini.

Untuk lebih jelasnya berikut adalah manfaat-manfaat akibat perkembangan ilmu biologi bagi manusia dan kehidupan dan contohnya.

  1. Memberikan pemahaman kepada seseorang secara mendalam yang berguna sebagai pemahaman dasar untuk meningkatkan taraf hidupnya. Sebagai contoh seorang petani sering mengalami gagal panen karena menanam padi di daerah yang kering, dengan adanya perkembangan ilmu biologi diciptakanlah varietas padi yang mampu tumbuh di lahan kering.
  2. Memberikan pengetahuan tentang berbagai sumber daya hayati yang bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan hidup manusia (baik primer maupun sekunder). Sebagai contoh ditemukan bakteri yang dapat menghasilkan enzim yang berfungsi sebagai stimulator reaksi-reaksi kimia yang terjadi dalam makhluk hidup.
  3. Memotivasi manusia untuk menciptakan diversifikasi tentang pemanfaatan sumber daya hayati untuk memperoleh sumber daya baru yang berbeda. Sebagai contoh pembuatan obat-obatan dari bahan-bahan herbal.
  4. Memberikan pengetahuan kepada manusia akan pentingnya keanekaragaman hayati dan memotivasi manusia untuk melakukan konservasi terhadap sumber daya hayati agar tidak punah.
  5. Membantu manusia menemukan dan mengembangkan produk-produk baru untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia, baik kebutuhan primer, sekunder, maupun tersier, seperti makanan, pakaian, peralatan rumah tangga, serta energi hayati.
  6. Menemukan berbagai permasalahan penyakit yang timbul dan pengobatannya, baik pada manusia, hewan, tumbuhan, maupun makhluk hidup dari kingdom lainnya.
  7. Membantu menyelesaikan permasalahan kebutuhan manusia, baik dalam kebutuhan pangan, sandang, maupun papan, seperti penemuan bibit unggul pada benih tumbuhan dan hewan ternak, hingga pemilihan produk biologi untuk membuat rumah.
  8. Mengungkap berbagai rahasia fenomena kehidupan, mulai dari proses-proses kehidupan hingga hal-hal yang mempengaruhi kehidupan hingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari – hari.
  9. Mengkaji akan pentingnya kelestarian kehidupan dan mencegah terjadinya degradasi ekosistem yang merupakan permasalahan biologi dalam tingkat kehidupan.
  10. Memotivasi untuk menciptakan produk penunjang kebutuhan manusia yang ramah lingkungan, seperti produk-produk pupuk organik yang ramah lingkungan; dan berbagai manfaat-manfaat lainnya.

Manfaat atau Dampak Positif Biologi dalam Berbagai Bidang

Biologi yang melahirkan bidang ilmu baru memiliki dampak positif bagi kehidupan manusia juga. Bidang-bidang dari cabang ilmu biologi yang sering dibahas adalah pertanian, peternakan, industri, maupun sosial.

Adapula manfaat perkembangan ilmu biologi dalam berbagai bidang antara lain.
  1. Manfaat Biologi dalam Bidang Pertanian

  2. pemanfaatan biologi dalam bidang pertanian lebih condong kepada mempermudah upaya petani dalam melakukan pekerjaannya. Contoh sederhana manfaat biologi di bidang pertanian adalah aplikasi kultur jaringan oleh petani untuk mendapatkan tumbuhan yang berkualitas sesuai dengan induknya dengan waktu yang sangat cepat. Adapula manfaat lain dari perkembangan biologi dalam bidang pertanian meliputi:
    • Kemudahan mengatur populasi hama pada tanaman budidaya pertanian;
    • Adanya bibit-bibit unggul yang tahan terhadap serangan hama dan aman dikonsumsi;
    • Adanya bibit mutasi yang dapat meningkatkan kualitas pangan, seperti beras yang kaya akan protein, dan lain-lain;
    • Adanya teknik-teknik pengolahan lahan pertanian yang ramah lingkungan;
    • dan masih banyak manfaat lainnya.
  3. Manfaat Biologi dalam Bidang Peternakan

  4. Sama seperti bidang pertanian, pemanfaatan perkembangan ilmu biologi di bidang peternakan condong kepada mempermudah upaya peternak untuk melakukan usahanya. Adapula manfaat lain dari perkembangan biologi dalam bidang peternakan meliputi:
    • Kemudahan peternak untuk menganalisis penyakit hewan ternak yang merugikan;
    • Adanya obat ternak untuk hewan ternak yang terkena penyakit;
    • Adanya vitamin untuk hewan ternak agar dapat tumbuh dengan maksimal;
    • Adanya varietas hewan ternak yang unggul dan menguntungkan peternak;
    • Aadanya teknik budidaya yang mudah dan cepat dengan inseminasi buatan; dan manfaat lainnya.
  5. Manfaat Biologi dalam Bidang Kesehatan dan Kedokteran

  6. Manfaat biologi dalam bidang kesehatan dan kedokteran merupakan upaya-upaya mensejahterakan manusia untuk hidup sehat jasmani dan rohani. Untuk lebih jelasnya berikut manfaat perkembangan ilmu biologi dalam bidang kesehatan dan kedokteran: Adanya kemampuan untuk mengidentifikasi penyakit pada manusia dan mencari solusinya;
    • Adanya obat untuk mengatasi penyakit pada manusia;
    • Adanya vitamin untuk meningkatkan kesehatan manusia;
    • Adanya enzim buatan untuk mengatasi masalah degradasi enzim pada manusia;
    • Adanya bayi tabung yang membantu bayi agar lahir sehat pada orang yang kurang atau bahkan tidak produktif secara biologis;
    • Adanya teknik dan metode untuk mengatasi penyakit menular agar tidak menyebar; dan manfaat-manfaat biologi lainnya.
  7. Manfaat Biologi dalam Bidang Industri

  8. Pemanfaatan perkembangan ilmu biologi dalam bidang industri ditekankan untuk menciptakan produk-produk dari sumber daya hayati guna membantu menunjang kebutuhan manusia. Adapula manfaat ilmu biologi dalam bidang industri meliputi:
    • Adanya serum kecantikan yang dapat memperhalus kulit manusia;
    • Adanya sabun atau pembersih lainnya untuk membersihkan;
    • Adanya pakaian untuk melindungi manusia dari panas dan dingin; dan
    • Berbagai manfaat biologi lainnya dalam industri.
  9. Manfaat Biologi dalam Bidang Sosial

  10. Pemanfaatan ilmu biologi dalam bidang sosial ditekankan pada upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pendekatan biologis. Adapula manfaat ilmu biologi dalam bidang sosial meliputi:
    • Penanaman pengetahuan akan budaya kehamilan yang membahayakan;
    • Penanaman pentingnya menjaga kebersihan yang dapat mempengaruhi kondisi sosial masyarakat;
    • Adanya autopsi untuk menganalisis penyebab kematian seseorang, hal ini biasa dilakukan dalam penyelidikan kasus; dan
    • manfaat-manfaat lainnya yang dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat

Bahaya atau Dampak Negatif Perkembangan Biologi bagi Manusia dan Kebidupan

Selain memiliki manfaat yang sangat penting bagi manusia dan kehidupan, perkembangan ilmu biologi juga seringkali membawa dampak negatif bagi kehidupan manusia.

Perkembangan ilmu biologi seringkali kurang memperhatikan dampak-dampak yang akan ditimbulkan, namun para pakar biologi terus berusaha mengembangkan kajian biologi agar dapat dimanfaatkan dengan dampak negatif seminimal mungkin.

Adapula bahaya atau dampak negatif dari perkembangan ilmu biologi bagi kehidupan manusia adalah sebagai berikut:

  1. Penggunaan senjata biologis seperti virus atau bakteri mengerikan yang berpotensi terjadi kepunahan manusia.
  2. Adanya teknik dan metode rekayasa genetika dimana dapat menciptakan individu baru yang memiliki sifat sesuai dengan keinginan maka dapat disalahgunakan untuk mencitpakan organisme strais jahat yang dapat mengganggu eksosistem kehidupan dan manusia.
  3. Mengganggu bahkan merusak keseimbangan lingkungan. Contohnya saat ini petani sangat konsumtif terhadap pupuk dan pestisida kimia yang menyebabkan degradasi mikroorganisme pada tanah dan terjadi kerusakan ekosistem. Selain itu, hama akan menjadi resistan (kebal) terhadap pestisida yang ada.
  4. Pelanggaran hukum, normal, dan nilai – nilai adat masyarakat. Sebagai contoh pada aplikasi bayi tabung, dimana seorang ibu mendapatkan sel sperma dari bank sperma, bukan dari suaminya, hal ini akan berpengaruh terhadap mental sang anak kemudian hari.


Cara Mencegah dan Mengantisipasi Bahaya atau Dampak Negatif Perkembangan Ilmu Biologi

Biologi sebagai ilmu pengetahuan yang berkembang akan terus menerima berbagai kajian baru yang dilakukan oleh ahlinya, degan begitu bahaya, masalah, atau dampak negatif dari perkembangan ilmu biologi dapat dicegah dan dibenarkan.

Adapula untuk mencegah dan mengantisipasi bahaya yang ditimbulkan dari perkembangan biologi adalah sebagai berikut.

  1. Menjadi individu yang berwawasan biologi yang luas, dimaksudkan untuk menilai kekurangan atau kelemahan suatu inovasi dan teknologi yang dihasilkan oleh perkembangan ilmu biologi.
  2. Menanamkan rasa cinta makhluk hidup, dimaksudkan agar Kita memiliki motivasi tinggi untuk menjaga stabilitas ekosistem yang ada di sekitar maupun global, seperti gemar melakukan konservasi pada satwa lokal; tidak menggunakan produk yang merusak ekosistem; menjaga kualitas komponen abiotik dan biotik di suatu daerah; dan lain-lain.
  3. Adanya Ethical clearance atau standarisasi kode etik yang diberlakukan oleh Komisi Etika Penelitian. Ethical clearance diberlakukan pada penelitian yang melibatkan makhluk hidup, dimana peneliti harus mendapatkan izin terlebih dahulu dan prosedur penelitian harus memenuhi syarat tertentu jika menggunakan makhluk hidup sebagai variabel penelitian.

Kesimpulan

Ruang lingkup biologi yang meliputi seluruh aspek kehidupan organisme dan hal-hal yang mempengaruhi kehidupan sangat penting untuk diketahui. Biologi sebagai ilmu pengetahuan yang berkembang juga akan melebarkan objek kajiannya lebih spesifik lagi.

Pemahaman tentang manfaat dan bahaya perkembangan ilmu biologi dapat digunakan oleh sahabat Anaksma sebagai pegangan jika ingin mendalami kajian-kajian biologi.

Share with your friends

Give us your opinion